Buku..? Yg berserakan di meja belajar..? Atau bahkan yang berserakan di lantai..? Adalah masa depan bangsa..? Lha iyalah.. haha... Tidak ada satu orang pun di dunia dan akhirat yang menampik pernyataan ini. Sejak dahulu kala, kita semua uda pada tau bahwa buku adalah jendela dunia. Dengan buku kita diberikan pengetahuan dan wawasan luas mengenai segala hal. Nah, yang jadi menjadi pertanyaan adalah apa beda antara pengetahuan dan wawasan? ... Itu mesti kamu tanyain langsung ke guru bahasa Indo, jangan nanya ke gue. Gue aja bingung, haha...
Pada jaman (ato yg bener zaman pake z yah?) canggih, muktahir, dan incridible kayak gini, buku gak hanya ada dalam bentuk kertas aja, ada juga yang diciptakan dalam bentuk DIGITAL. Yang satu ini nih, yang lagi nge-trend. Selain namanya agak asing, kebanyakan buku-buku digital juga berasal dari negara asing hehe... Enggaklah...just kidding. Banyak juga buku-buku digital ciptaan rakyat dan bangsa Indonesia, hanya saja jumlahnya gak sebanyak dengan buatan orang2 luar.
Contohnya apa sih buku digital? Itu tuh yang sering orang sebut e-book, biasanya dalam format file .doc dan .pdf. Tambah bingung kan?. .nggaklah, kita2 flexter kan mempunyai daya serap otak yang tinggi, jadi gini aja gak mungkin bingung. Haha... Gini aja, misalnya kamu-kamu pada mau belajar komputer, buku aja situs http://www.ilmukomputer.com/. Di situ banyak sekali bacaan / e-book pelajaran komputer. Tinggal pilih mau bukunya yang mana, klik judul bukunya, download, trus ada deh e-booknya di komputer. Itu buku udah dikasih gratis oleh pembuatnya, kamu cuma bayar akses internet doang, yah.. paling-paling sekitar 1 jam (sekitar Rp.3 ribu doang) uda dapat 3 - 5 buku.
Selain buku, ada situs ensiklopedia yang BAGUS benar, namanya wikipedia. Di situ, informasinya benar-benar komplit, dari hal2 sepele sampe hal-hal yang nggak kepikiran oleh kita. Yang nggak kepikiran? Contohnya yang kayak gimana yah? Nah itu dia, disini gue juga gak bisa kasih contoh, lah udah dibilang yang nggak kepikiran oleh kita, haha... Hey, serius dikit dong.. Ok, ok. Contohnya gini, misalnya kamu bingung arti kata GPRS, kamu tinggal buka situsnya http://www.wikipedia.org/ trus tinggal ketik GPRS, ntar keluar semua info tentang GPRS sampe kita mabok sendiri bacanya karena terlalu lengkap dan detil. Haha..
Orang yang banyak membaca biasanya memiliki wawasan yg lebih luas dibandingkan orang yg malas membaca. Gue setuju slogan di toko buku Gramedia yang meniru iklan susu fermentasi Yakult yang bilangnya kayak gini, "Sudahkah anda membaca buku hari ini?" Trus gue jawab, "Saya baca dua" haha.... Generasi muda yang rajin membaca akan terbentuk menjadi insan yang bijaksana dan berwawasan luas. Kalo generasi muda kita uda terbentuk kayak gitu, LAMBAT TAPI PASTI bangsa dan negara kita yang tercinta ini niscaya akan maju dan berkembang pesat mengalahkan negara-negara lainnya di muka bumi. Salah satu contoh nyata aja ada mas Helmy Yahya, artis dan presenter, yang awalnya gak ada uang dan ortu yang hanya bekerja sebagai pedangang kaki lima akhirnya bisa menjadi artis, pengusaha kaya, dan calon wakil gubernur karena rajin membaca. Bahkan saudaranya, mas Tantowi Yahya jadi duta salah satu iklan televisi yang berisi ajakan untuk rajin membaca.
Nah dari sedikit yang gue paparin di sini, gak ada alasan lagi bagi kita untuk gak punya buku. Tinggal klak-klik di internet, kita bisa dapat banyak buku dan informasi yang sangat berguna. Lagian sekarang saudara-saudara kita di pemerintahan sudah berjuang untuk memberikan subsidi buku-buku pelajaran sekolah yang harganya menjadi sekitar 5-20 ribu/buku. Tapi gue makan aja sulit, gimana mau beli buku yang harganya 5ribu?... Nah itu lah gunanya teman. Kamu tinggal nyari teman kamu, trus dengan wajah memelas kamu pinjem deh bukunya. Haha... Just kidding. Informasi gak mesti dari buku bro, kamu yg gak bisa beli buku, bisa dapetin info dari koran2 bekas. Beli aja 1 kilo koran bekas, sekitar 2-3ribu, uda dapet deh segudang ilmu. Dua bulan aja belum selesai bacanya, haha...
Buat kamu yang kelebihan uang, yang tiap hari naik mobil hybrid, yang bingung mau diapakan dolarnya, yah tolong dibantu teman-teman kita yang makan aja susah. Hidup ini bukan cuma di dunia ini, masih ada kehidupan setelah ini. Mungkin sekarang kita yang menolong orang, siapa tau ntar di kemudian hari orang lain yang menolong kita.
Nah jadi kesimpulannya adalah masa depan suatu bangsa tergantung dari generasi muda. Untuk menjadikan generasi muda bagus, mandiri, dan berkualitas adalah dengan rajin belajar dan membaca. Mungkin apa yang kamu lakukan saat ini belum terasa effect-nya bagi kemajuan bangsa, tapi tunggu deh hingga kamu dewasa, ketika uda memasuki dunia kerja, kamu akan tau betapa pentingnya ilmu pengetahuan buat masa depan bangsa kita.
"We cannot solve our problems with the same thinking we used when we created them." (Albert Einstein)